Bahaya Mangap Saat Tidur Menurut Segi Kesehatan

Tidur dalam posisi mangap memang sering kita jumpai. Apalagi kalau kamu tertidur di saat banyak orang bisa melihat kamu mangap, semisal di kendaraan umum atau dalam ruangan seperti di kelas, ruang kuliah, juga kantor.

Sebenarnya hal ini wajar. Karena ketika kamu kelelahan dan tertidur semua otot wajah otomatis lebih santai. Tapi tetap saja untuk beberapa kasus keadaan mangap ini bisa bikin nilai estetis saat tertidur jadi gak indah. Selain kamu jadi kurang enak di pandang, risiko memalukan seperti keluar air liur atau mendadak ngorok juga bisa muncul.

Jika di lihat dari segi kesehatan, kendala mangap ini umumnya di sebabkan saluran pernapasan yang tidak lancar. Sekalipun otot lebih santai, tapi ruangnya menyempit. Sehingga paru-paru yang kekurangan oksigen membuat mulut membuka, agar udara yang masuk lebih banyak. Keadaan yang tidak di sadari ini bisa membuat pelakunya merasakan mulut kering ketika terbangun, dan nafas ikutan tidak sedap.

Keadaan mangap bisa menyebabkan napas terhenti saat tidur. Sekalipun tidak menyebabkan kematian mendadak, kamu berkecenderungan terbangun tiba-tiba sambil gelagapan. Dalam jangka panjang, kualitas tidur akan berkurang sehingga kamu jadi kurang produktif. Jika tidak di atasi dengan baik, gejala tidur mangap bisa merembet pada penyakit lain seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, diabetes, hingga stroke.

Sebelum jadi terlalu parah, coba tidur malam dengan posisi miring dan perbaiki posisi bantal menjadi agak lebih tinggi agar saluran napas tidak terganggu. Di tambah lagi perhatikan kesehatan dengan rutin berolahraga untuk melatih pernapasan, tidak mengonsumsi rokok atau alkohol.

Leave a Reply

Your email address will not be published.